Gabung dan dapatkan Gaji s.d. $ 400 setiap bulannya GRATISSSS!!!

Showing posts with label Accounting. Show all posts
Showing posts with label Accounting. Show all posts

Saturday, January 31, 2009

Events After The Balance Sheet - Cut off Date

The balance sheet date is the pivotal date at which the financial position of an entity is determined and reported. Thus, events that occur up to that date are critical in arriving at an entity’s financial results and the financial position. However, sometimes events occurring after the balance sheet date may provide additional information about events that occurred before and up to the balance sheet date. This information may have an impact on the financial results and the financial position of the entity. It is imperative that those post–balance sheet events up to a certain “cutoff date” be taken into account in preparing the financial statements for the year ended and as at the balance sheet.

Additionally, certain events that occur after the balance sheet date might not affect the figures reported in the financial statements but may warrant disclosure in footnotes to the financial statements. Informing users of financial statements about such post–balance sheet date events through footnote disclosures helps them make informed decisions with respect to the entity, keeping in mind the impact these post–balance sheet events may have on the financial position of the entity as at the balance sheet date.

IAS 10, Events After the Balance Sheet Date, provides guidance on accounting and disclosure of post–balance sheet events. For the purposes of this standard, post–balance sheet events are categorized into “adjusting” and “non-adjusting” events.

The issue addressed by the Standard, IAS 10, is to what extent anything that happens during the period when the financial statements are being prepared should be reflected in those financial statements. The Standard distinguishes between events that provide information about the state of the entity at balance sheet date and those that concern the next financial period. A secondary issue is the cutoff point beyond which the financial statements are considered to be finalized.

Authorization Date

The authorization date is the date when the financial statements could be considered legally authorized for issuance. The determination of the authorization date is critical to the concept of events after the balance sheet date. The authorization date serves as the cutoff point after the balance sheet date up to which the post–balance sheet events are to be examined in order to ascertain whether such events qualify for the treatment prescribed by IAS 10.

The general principles that need to be considered in determining the “authorization date” of the financial statements are set out as follows:

  • When an entity is required to submit its financial statements to its shareholders for approval after they have already been issued, the authorization date in this case would mean the date of original issuance and not the date when these are approved by the shareholders; and
  • When an entity is required to issue its financial statements to a supervisory board made up wholly of non-executives, “authorization date” would mean the date on which management authorizes them for issue to the supervisory board.

Sunday, January 25, 2009

Pihak Yang Menggunakan dan Membutuhkan Informasi / Laporan Akuntansi

1. Pihak Internal

Pihak internal adalah pihak yang berada dalam struktur organisasi. Manajemen adalah pihak yang paling membutuhkan laporan akuntansi yang tepat dan akurat untuk mengambil keputusan yang baik dan benar. Contohnya seperti manajer yang melihat posisi keuangan perusahaan untuk memutuskan apakah akan membeli gedung untuk kanntor cabang baru atau tidak.

2. Pihak Eksteral / External

a. Investor
Investor membutuhkan informasi keuangan perusahaan untuk menentukan apakah akan menanamkan modalnya atau tidak. Jika dalam prediksi investor akan memberikan keuntungan yang baik, maka investor akan menyetorkan modal ke perusahaan, dan begitu juga sebaliknya.

b. Pemegang saham / pemilik perusahaan
Para pemilik perusahaan yang mempunyai bagian saham perusahaan membutuhkan informasi keuangan perusahaan untuk dapat mengetahui sejauh mana kemajuan atau kemunduran yang dialami perusahaan. Pemegang saham akan mendapatkan keuntungan dari dividen yang akan semakin besar jika perusahaan untung besar.

c. Pemerintah
Besarnya pajak yang harus dibayarkan perusahaan atau organisasi kepada pemerintah sebagaian besar berdasarkan atas informasi pada laporan keuangan perusahaan.

d. Kreditur
Jika perusahaan sedang terdesak dan membutuhkan dana segar perusahaan mungkin akan meminjam uang pada kreditor seperti meminjam uang di bank, berhutang barang pada supplyer / pemasok. Kreditur akan memberikan dana jika perusahaan memiliki kondisi keuangan yang baik dan tidak akan memiliki potensi yang besar untuk merugi.

e. Pihak Lainnya
Sebenarnya masih banyak pihak lain dari luar perusahaan perusahaan yang mungkin saja akan menggunakan laporan / informasi akuntansi suatu organisasi seperti para karyawan, serikat pekerja, auditor akuntan publik, polisi, pelajar / mahasiswa, wartawan, dan banyak lagi lainnya.

Tuesday, January 20, 2009

Pengertian dan Penjelasan Dasar Akuntansi - Definisi, Arti, Fungsi dan Kegunaan - Belajar Ilmu Akutansi / Accounting

A. Pengertian dan Definisi Akuntansi

Akuntansi adalah suatu proses mencatat, mengklasifikasi, meringkas, mengolah dan menyajikan data, transaksi serta kejadian yang berhubungan dengan keuangan sehingga dapat digunakan oleh orang yang menggunakannya dengan mudah dimengerti untuk pengambilan suatu keputusan serta tujuan lainnya.

Akuntansi berasal dari kata asing accounting yang artinya bila diterjemahkan ke dalam bahasa indonesia adalah menghitung atau mempertanggungjawabkan. Akuntansi digunakan di hampir seluruh kegiatan bisnis di seluruh dunia untuk mengambil keputusan sehingga disebut sebagai bahasa bisnis.

B. Fungsi Akuntansi

Fungsi utama akuntansi adalah sebagai informasi keuangan suatu organisasi. Dari laporan akuntansi kita bisa melihat posisi keuangan sutu organisasi beserta perubahan yang terjadi di dalamnya. Akuntansi dibuat secara kualitatif dengan satuan ukuran uang. Informasi mengenai keuangan sangat dibutuhkan khususnya oleh pihak manajer / manajemen untuk membantu membuat keputusan suatu organisasi.

C. Laporan Dasar Akuntansi

Pada dasarnya proses akuntansi akan membuat output laporan rugi laba, laporan perubahan modal, dan laporan neraca pada suatu perusahaan atau organisasi lainnya. Pada suatu laporan akuntansi harus mencantumkan nama perusahaan, nama laporan, dan tanggal penyusunan atau jangka waktu laporan tersebut untuk memudahkan orang lain memahaminya. Laporan dapat bersifat periodik dan ada juga yang bersifat suatu waktu tertentu saja.